Alur Koordinasi Malam Puisi


Malam Puisi adalah sebuah ruang untuk membaca puisi yang diadakan pertama kali pada bulan Maret 2013 di Kedai Kopi Kultur, di Bali. Malam Puisi yang diadakan setiap sebulan sekali ini bertujuan untuk menyediakan ruang bagi pecinta puisi; baik itu pendengar, penulis, maupun pembaca puisi yang ingin menyuarakan karyanya di depan orang banyak. Selama 3 bulan pertama Malam Puisi di Bali berhasil menginspirasi rekan-rekan di daerah lain untuk mengadakan Malam Puisi di daerah mereka. Hingga Bulan ke-enam, Malam Puisi telah diadakan di Bali, Jakarta, Surabaya, Jogjakarta, Balikpapan, Medan, Purwokerto, Rantau Prapat, Bekasi, Bandung, Batam, dan Malang. Hingga kini antusiasme yang sangat besar, terlihat dari para pecinta sastra di seluruh Indonesia untuk mengadakan Malam Puisi di daerah mereka.

Malam Puisi adalah sebuah ruang independen, non-partisan dan tidak berafiliasi dengan partai politik, tokoh, kelompok, atau organisasi apapun.

PENGGERAK MALAM PUISI

  1. Para Penggerak adalah orang-orang yang melaksanakan kegiatan Malam Puisi di daerah mereka.
  2. Tim Penggerak Malam Puisi akan memilih seorang koordinator yang nantinya akan berhubungan dengan Tim Penyelia Malam Puisi. (Lihat daftar Penyelia di bawah)
  3. Koordinator Malam Puisi akan bergabung ke dalam WA Group Chat Malam Puisi, yang menjadi wadah komunikasi dan koordinasi setiap acara Malam Puisi. Termasuk soal promosi di twitter, FB, dan blog Malam Puisi.
  4. Koordinator Malam Puisi berkewajiban untuk menginformasikan segala bentuk info melalui WA Group Chat.
  5. Tim Penggerak Malam Puisi diminta untuk menyerahkan e-flyer selambat-lambatnya 2 minggu sebelum hari-H, guna promosi lanjutan di twitter, FB, dan blog Malam Puisi.
  6. Tim Penggerak Malam Puisi diharapkan memiliki seorang Peliput yang bertugas melakukan live tweet ketika acara berlangsung yang di cc-kan ke @malampuisi (bisa berupa tweet atau tweetpict). Koordinator dan Penyelia tiap kota diminta memantau proses tersebut.
  7. Hasil liputan & dokumentasi dari tiap kegiatan Malam Puisi dikirim ke malampuisiID@gmail.com selambat-lambatnya seminggu setelah acara berlangsung. Liputan tersebut akan diunggah ke dalam blog malampuisi.wordpress.com.
  8. Tim Penggerak Malam Puisi diwajibkan untuk me-retweet informasi dari akun @malampuisi melalui akun masing-masing (baik akun pribadi maupun akun khusus Malam Puisi Kota).

 

PENYELIA MALAM PUISI

1.  Tim Penyelia Malam Puisi diwajibkan menjadi promotor untuk setiap kegiatan Malam           Puisi. Segala bentuk informasi Malam Puisi wajib dipromokan melalui twitter, FB, dan         Blog.

2.   Berikut daftar Penyelia Malam Puisi:

1 Bali (@commaditya)
2 Jakarta (@bentarabumi)
3 Balikpapan (@ulansabit)
4 Surabaya (@ulansabit)
5 Medan (@bentarabumi)
6 Purwokerto (@elwa_)
7 RantauPrapat (@elwa_)
8 Bekasi (@elwa_)
9 Bandung (@commaditya)
10 Bogor (@bentarabumi)
11 Palembang (@iitsibarani)
12 Batam (@iitsibarani)
13 Semarang (@iitsibarani)
14 Malang (@ulansabit)
15 Jogja (@commaditya)
16 Banjarmasin (@bentarabumi)
17 Labuhan Batu (@commaditya)
18 Bandar Lampung (@elwa_)
19 Depok (@ulansabit)
20 Ende Flores (@iitsibarani)
21 Bangka (@bentarabumi)
22 Penajam Paser (@commaditya)
23 Aceh (@elwa_)
24 Padang (@ulansabit)
25 Tanggerang (@iitsibarani)
26 Sukabumi (@primtje)
27 Makasar (@primtje)
28 Palangkaraya (@primtje)
29 Pekanbaru (@primtje)
30 Solo (@primtje)
31 Jambi (@iitsibarani)
32 Jati Nangor (@bentarabumi)
33 Kediri (@ulansabit)
34 Palu (@primtje)

3.   Penyelia Malam Puisi berkewajiban untuk: Melakukan koordinasi dengan Penggerak             Malam Puisi yang menjadi tanggung jawabnya.
a. Melakukan koordinasi perihal e-flyer di tiap Malam Puisi.
b. Mempromosikan acara Malam Puisi saat e-flyer diterima melalui akun @malampuisi          & akun pribadi secara intens sampai hari-H.
c. Tiap Penyelia berkewajiban untuk mengingatkan Tim Penggerak Malam Puisi perihal          liputan dan live tweet (tweet & tweetpict) saat kegiatan Malam Puisi berlangsung.
d. Mempromosikan live tweet saat Malam Puisi dilaksanakan baik melalui akun                       @MalamPuisi maupun akun pribadi.
e. Memenuhi deadline liputan Malam Puisi yang menjadi tanggung jawabnya.
f. Mengedit dan mempublikasikan hasil liputan ke dalam blog, untuk dipromosikan                  melalui link di akun @malampuisi dan akun pribadi.
g. Memberikan laporan melalui WA Group Chat Malam Puisi.
h. Memberikan segala bentuk informasi yang berhubungan dengan Malam Puisi yang              menjadi tanggung jawabnya.

4.  Tim Penyelia Malam Puisi berkewajiban untuk mempromosikan segala bentuk                     informasi dari akun @malampuisi melalui akun pribadi.
5.  Tim Penyelia Malam Puisi memiliki WA Group Chat Malam Puisi, sebagai wadah                 koordinasi dengan seluruh koordinator dari tiap Malam Puisi.
6.  Tim Penyelia Malam Puisi diwajibkan untuk memberikan masukan dan arahan bagi            tiap penyelenggaraan Malam Puisi.

Malam Puisi Bekasi [22 September 2013]


[MP] MP Bekasi - 21092013

Bertempat di Nic Cafe (21/9), komunitas Fiksi Mini Bekasi menghelat acara Malam Puisi sekaligus menjadi ajang silahturahmi antara sesama anggota fiksimini. Ketua acara dan salah seorang anggota dari komunitas Fiksi mini Bekasi, Romanikho, menuturkan kepada Bekasi Urban City bahwa tujuan acara ini adalah untuk bersilahturahmi antar sesama anggota komunitas fiksi mini bekasi maupun antar komunitas di bekasi serta anak – anak mudanya yang sering aktif di jejaring sosial, dan untuk mengapresiasikan seni dan sastra.

“Sebenarnya Acara ini lebih ke silahturahmi yang biasanya kita hanya kenal di dunia maya saja, di acara ini kita bisa kopdar bersama tetapi selain itu juga untuk memberikan sebuah apresiasi untuk kreatifitas anak – anak muda di Bekasi,” Jelasnya kepada Bekasi Urban City.

Dilangsir dari Go Bekasi, Nico juga menuturkan bahwa siapapun bebas membaca puisi apapun. “Dengan manusia berlatar belakang macam-macam, tercipta banyak sekali komunitas dan acaranya,Malam Puisi menjadi salah satunya.”

Acara yang dihelat rutin setiap akhir pekan itu kata Romanikho, mewajibkan setiap pengunjung atau anggota Fiksi Bekasi membaca satu atau dua puisi lalu bacakan di depan audience. “Kegiatan ini sebagai bentuk mejalin persatuan antar komunitas juga pelestarian sastra di Indonesia,” tuturnya yang dikutip dari Bekasi Urban City.

Puisi – puisi yang dibuat sudah disediakan oleh ketua acara tujuannya adalah untuk mempermudah para tamu acara ikut serta mengapresiaskan acara ini lewat puisi. Karena semua tamu yang datang di acara ini diwajibkan untuk membacakan dan membawakan puisi di depan panggung yang telah disediakan oleh pihak panitia acara.

[MP] MP Bekasi 2 - 21092013

Tak hanya dari para tamu dan komunitas yang datang membacakan puisi tetapi dari kalangan wartawan yang pada waktu itu ikut meliput juga turut andil bagian membacakan puisi. “Dilihat dari antusias peserta yang hadir dan yang membacakan puisi saya sangat bersyukur sekali kalau ternyata acara yang baru pertama kali di adakan dibekasi ini serta sounding acara yang terbatas tetapi justru malah sangat ramai melebihi target yang kita inginkan,” tuturnya.

Tak ketinggalan Ronny Hermawan Anggota DPRD kota bekasi juga turut ambil bagian di malam puisi ini dan ikut serta menyumbangkan puisinya serta membacakannya di hadapan para tamu. menurutnya acara seperti ini sangat bagus sekali untuk menumbuhkan kreatfitas anak – anak muda khususnya di Bekasi, dan mengobati rasa akan kerinduan seni budaya asli Indonesia yang sudah lama jarang terdengar di kota Bekasi dibawakan oleh anak – anak muda.

“Sejak lama saya rindu akan kota yang penuh dengan warna, seni & budaya. sejak lama juga saya cemburu dengan kreatifitas anak – anak muda di kota lain seperti Jogja dan Bali misalnya, di sana kreatifitas warga kotanya sangat baik, kehidupannya dinamis penuh suka cita karena di warnai dengan penghargaan dan implementasi seni budaya yang nyata. Tetapi saya yakin jika sebuah kota kaum muda nya responsif dan penuh gagasan maka perkembangan kota itu akan semakin baik, dan kotanya juga punya jiwa dan manusiawi. Sebuah acara yang sederhana namun penuh makna gagasan yang brilian di tengah hiruk pikuk perkotaan ini menjadi sebuah oase, saya mendukung agar acara malam puisi yang kedua tepatnya bulan depan bisa terselenggara lagi.” Jelasnya.

Menurutnya acara malam puisi ini bisa menjadi kegiatan yang sangat positif untuk menghindari prilaku anak – anak muda dengan hal – hal yang negatif seperti narkoba dan hal – hal lainnya, dengan mencintai sebuah karya puisi bisa menyemangati hidup penuh semangat dalam kehidupan nyata dan membuat hidup menjadi lebih indah serta kreatif.

Sumber berita:

http://www.bekasiurbancity.com/blog/2013/09/23/malam-puisi-malam-penuh-kreatifitas-anak-muda-bekasi/

http://www.gobekasi.com/index.php/detail/5800/Malam-Puisi-Fiksi-Mini-Bekasi-Pecah-di-Cafe#.UkZZOtJHLEJ

Kolaborasi Malam Puisi dan Musician United di Social Media Festival [#halhalteknis]


Halo teman-teman Penggerak dan Pelaku Malam Puisi di berbagai kota!

Terimakasih atas antusiasme yang berlimpah, sejak saat pertama kali #MalamPuisi hadir di Denpasar, Bali, hingga saat ini #MalamPuisi telah hadir di 8 kota di Indonesia. Bahkan akhir bulan ini kami juga mendengar ada 3 kota lain yang akan menyelenggarakan #MalamPuisi untuk pertama kalinya. Terimakasih! Sungguh berita yang menyenangkan hati.🙂

Mungkin teman-teman sudah mendengar bahwa #MalamPuisi akan hadir di Social Media Festival 2013. Social Media Festival 2013 adalah event tahunan yang sudah diadakan sejak tahun 2011 dan 2012. Tahun demi tahunnya Social Media Festival menjadi panggung bagi komunitas, usaha rintisan di bidang teknologi dan gerakan social media untuk berkegiatan secara offline (diluar jejaring sosial). Untuk lebih lengkapnya mengenai Social Media Festival (socmedfest), teman-teman bisa melihat website mereka di sini: http://socmedfest.org/about/ dan ini profile Malam Puisi di website socmedfest: http://socmedfest.org/album/komunitas-malam-puisi/

Image

Tahun ini ada dua jenis kegiatan dimana #MalamPuisi ikut serta, yakni booth dan performances. Untuk booth kita akan bekerja sama bersama love books a lot. Ide pertama kami adalah membuat semacam back drop (digital print) berisi seluruh e-flyer dari #MalamPuisi di berbagai kota. Karena itu, tugas pertama para penggerak di tiap kota adalah mengumpulkan desain e-flyer kalian dalam bentuk high resolution file. Lalu dikirim ke: malampuisiID@gmail.com

Kegiatan kedua adalah kolaborasi performance bersama Musician United. Buat yang belum tahu Musician United itu apa bisa lihat penjelasannya di sini: http://eargasmme.blogspot.com/2013/04/musician-united.html

“Sebut saja Demit (@soundofyogi) yang pertama kali mempunyai ide untuk membuat #musicianunited.
Ini adalah kompilasi para musisi, baik itu alat musik ataupun vocal, menggarap satu lagu sama yang kemudian disatukan menjadi satu. Menariknya ini tidak hanya audio namun mencakup video pula. Demit menggunakan viral komunikasi melalui sosial media untuk mengajak para musisi terlibat di #musicianunited.

Ajakan yang pertama berhasil mengumpulkan musisi-musisi tersebut menggarap lagu Tanah Airku karya Ibu Sud, kini edisi kedua baru saja diluncurkan. Kemarin para musisi-musisi tersebut membawakan lagu Tanah Air Pusaka karya Ismail Marzuki.”

Idenya adalah, teman-teman MU akan memainkan lagu Indonesia Pusaka. Lalu diantara lantunan lagu itu, teman-teman MP akan membacakan puisi.

Bagaimana caranya?
Bukankah pelaku MP ada di berbagai kota?

Teman-teman MP di berbagai kota akan hadir melalui video pembacaan puisi, yang diputar saat performance dilaksanakan.

Bagaimana teknisnya?

Kita akan mendapat jatah 2 slot waktu untuk membaca puisi. Slot pertama akan berisi video-video dari teman-teman Malam Puisi di berbagai daerah. Slot kedua akan diisi oleh pembacaan puisi dari teman-teman Malam Puisi Jakarta.

Bagaimana pengaturannya?

Tiap kota (Medan, Rantau Prapat, Balikpapan, Purwekerto, Jogja, Surabaya, dan Denpasar) harus menyerahkan sebuah video dan audio pembacaan puisi sepanjang 1 menit.

Siapa pun boleh membaca puisi selama satu menit tersebut, boleh bersama-sama, boleh sendirian, boleh bergiliran. Yang jelas 1 kota hanya mendapat jatah 1 menit.

Puisi yang dikirimkan bertema satir. Boleh karangan sendiri atau karangan orang lain. Silahkan lihat dan dengar nyanyian Indonesia Pusaka ini sebagai ilham untuk mencari puisi yang cocok.
https://drive.google.com/folderview?id=0BwKGZs8CEmY1MG4wY0k4d2RmeGc#

Bagaimana cara submisi file video dan audio-nya? Silahkan lihat di sini: http://musicianunited.blogspot.com/p/easy-submit.html

Submisi video ditunggu paling lambat tanggal 22 September jam 23:59 WIB. Beri judul file audio, video, maupun email kami dengan nama: Malam Puisi – (kota asal).

Masih kurang jelas? Teman-teman bisa baca penjelasan dari Musician United di sini: http://musicianunited.blogspot.com/2013/09/hi-musicians.html

Masih ada pertanyaan?
Silahkan mention saya @bentarabumi atau email ke malampuisiID@gmail.com

Kami tunggu submisi video kaliann teman-teman semua!
Mari semarakkan socmedfest 2013 dengan puisi!

Terimakasih dan salam hangat
Bentara Bumi

Bagaimana Mengadakan #MalamPuisi [#halhalteknis]


Setelah Adit menjelaskan tiga hal esensial dalam mengadakan sebuah #MalamPuisi. Saya ingin menambahkan beberapa hal teknis yang sifatnya sunnah. Bila ada lebih baik, bila tidak ada ya tidak masalah. Jangan dibuat susah.  😀

Niatan awal membuat #MalamPuisi adalah untuk membuat puisi jadi terasa lebih casual. Kesan berat, njlimet, dan jauh berusaha dihilangkan. Siapapun bisa membuat dan membaca puisi terlepas dari latar belakang dan jenis puisi yang menjadi kesukaannya. Puisi seharusnya menjadi sebuah hal sederhana namun indah. Yang bisa dinikmati semua orang.

Sederhana namun indah. Inilah dua semangat yang berusaha dibawa dan disebarkan dalam tiap bagian #MalamPuisi. Termasuk ke hal-hal teknis ketika mempersiapkannya:

1. Ruang (Venue)
Pilih ruang yang mampu membuat suasana hangat diantara para pendengar #MalamPuisi. Hindari ruang yang terlalu berisik. Pilih stage/tempat di pojok atau di bagian di mana tidak terlalu banyak orang hilir mudik. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelangsungan proses #MalamPuisi tetap syahdu. :p

Pilih venue yang tidak meminta bayaran dari para penggerak. Buatlah kerjasama yang sifatnya simbiosis mutualisme. #MalamPuisi mendapat tempat dan pihak venue mendapat keuntungan dari hasil penjualan makanan dan minuman.

2. E-Flier

#MalamPuisi Bali terbiasa untuk membuat e-flier yang nantinya akan di-blast lewat social media. Terimakasih kepada Kang Ayip dan kawan-kawan @kopikultur yang selalu berhasil menampilkan sebuah e-flier yang sederhana namun indah.

Para penggerak tidak harus mahir mendesain untuk membuat sebuah e-flier. Bisa dibuat sketch-nya lalu difoto (seperti #MalamPuisi Jakarta) atau difoto lalu diedit dengan tambahan informasi. Yang penting sederhana namun indah.🙂

Jangan lupa sebagai bagian dari simbiosis mutualisme dengan pihak venue, logo mereka bisa ditempatkan di dalam e-flier tersebut. Semacam promosi gratis bagi mereka.

3. Moderator

Meskipun format #MalamPuisi non-formal, tetapi kehadiran seorang moderator buat saya sangatlah penting. Ia bertugas membuka acara, menjelaskan kepada hadirin yang datang apa itu #MalamPuisi, lalu mengalirkan acara #MalamPuisi dari satu pembaca puisi kepada pembaca yang lain. Jangan sampai #MalamPuisi terasa garing karena gak ada yang berani maju untuk malam puisi.

Untuk mengantisipasi kegaringan itu. Saya menyarankan agar sebelum acara dimulai moderator menyiapkan 5-7 orang untuk membacakan puisi di awal mula. Ini sebagai pancingan juga, agar para pendengar yang masih malu-malu akhirnya berani maju ke depan. Dalam pengalaman saya, cara ini cukup efektif.

4. Waktu

Biasanya #MalamPuisi Bali diadakan selama 2 jam. Lebih dari itu dikhawatirkan euforia-nya hilang dan para pendengar mulai bosan. Namun ini tergantung format acara yang dibuat oleh para Penggerak di kota masing-masing. Seperti di #MalamPuisi Jakarta yang diselingi dengan diskusi atau di #MalamPuisi Surabaya yang penuh dengan Musikalisasi Puisi.

5. Kesepakatan

Di akhir #MalamPuisi, moderator bertugas melempar satu pertanyaan penting kepada audiens. Kapan kah #MalamPuisi selanjutnya akan dilaksanakan? Seperti #MalamPuisi Bali yang akhirnya bersepakat untuk berkumpul kembali tiap malam minggu terakhir di tiap bulan atau #MalamPuisi Jakarta yang berkumpul tiap malam minggu kedua tiap bulannya. Sehingga perayaan #MalamPuisi tidak terhenti.

Itu lima #halhalteknis yang bisa saya bagi. Semoga bermanfaat untuk teman-teman Penggerak di kota lain. Mudah-mudahan suatu hari kota-kota di Indonesia bisa dipenuhi dengan hal-hal sederhana namun indah dari #Malam Puisi.🙂

Jika ada pertanyaan jangan ragu untuk menghubungi kami di sini: malampuisibali@gmail.com atau nugrahadityas@gmail.com atau bumi.bentara@gmail.com

Terimakasih untuk antusiasme berlimpahnya! Selamat ber-#MalamPuisi!
Datang, dengar, dan bacakan puisimu!
😀

Bagaimana Mengadakan #MalamPuisi ?


 

Bagaimana mengadakan Malam Puisi?

Selama ini banyak sekali muncul pertanyaan tentang bagaimana sebenarnya #MalamPuisi diadakan. Sebagai salah satu penggerak, saya ingin sekali berbagi tentang bagaimana saya dan teman-teman di Bali pertama kali mengadakan #MalamPuisi. Berdasarkan pengalaman, ada tiga elemen penting yang membuat #MalamPuisi bisa berjalan. Yang pertama adalah Penggerak, yang kedua adalah Ruang dan yang ketiga adalah Pelaku. Penggerak, yang menggerakkan malam puisi agar berjalan seperti yang diinginkan. Dalam hal ini, Penggerak mencari Ruang, mengumpulkan para Pelaku. Penggerak juga mengatur komposisi acara, hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keadaan dari situasi-tempat-dan-kondisi di Ruang yang ditemukan. Jika hendak diisi musikalisasi, pemutaran film atau apa pun, silahkan, yang penting baca puisi bisa mendapat komposisi waktu yang cukup. Ruang, bahasa kerennya Venue, atau tempat mengadakan Malam Puisi tersebut. Ruangnya tidak harus besar, secukupnya saja untuk menampung para Pelaku yang akan hadir kemudian. Tidak harus ber-sound system (sampai sekarang Malam Puisi Bali tidak menggunakan sound system). Yang terakhir, Pelaku, terdiri dari para pembaca puisi, audience yang datang untuk menonton malam puisi, mau pun para pengunjung yang hadir ke tempat bersangkutan untuk berbagai agenda. Menjalankannya pun cukup mudah. Para Penggerak yang sudah menemukan Ruang dan Pelaku, bisa menjalankan #MalamPuisi dengan 3 Pelaku yang membaca puisi, bergantian. Para Penggerak pun bisa jadi ikut menjadi MC, Pembaca Puisi sambil berusaha menarik para pendengar untuk turut membacakan puisi. Di sinilah tantangannya, untuk mengajak yang malu-malu untuk turut membaca puisi. Meski biasanya nanti mereka akan maju sendiri atau mengajukan diri setelah beberapa orang lain membaca puisi lebih dulu. Saya sarankan para Penggerak turut menyediakan beberapa buku puisi untuk dibacakan dan membagikannya ke meja-meja untuk dipilih. Hal ini saya pandang baik untuk memacu kepercayaan diri para Pelaku yang masih malu-malu. Jangan takut apabila di lokasi tidak menyediakan Sound System, karena berdasarkan pengalaman kami di Malam Puisi Bali, ketiadaan sound system justru membuat suasana makin kondusif untuk pembacaan puisi. Para pendengar justru makin ‘menyepi’ dan menyediakan kesempatan bagi para pembaca untuk unjuk suara. Namun hal ini akan kami kembalikan pada para Penggerak untuk memfasilitasi #MalamPuisi untuk agenda masing-masing. Demikian, beberapa hal yang bisa saya bagi tentang pengadaan #MalamPuisi. Apabila ada yang hendak ditanyakan berkaitan dengan pengadaan #MalamPuisi bisa email saya di malampuisibali@gmail.com atau nugrahadityas@gmail.com Selamat mengalami #MalamPuisi !! Datang, dengar dan bacakan puisimu!🙂 Putu Aditya Nugraha @commaditya

Malam Puisi


Selamat Malam, Teman-teman pemerhati.

Blog ini hadir untuk merekam jejak #MalamPuisi yang telah hadir selama beberapa bulan ini. Tidak hanya di Bali, namun juga di Jogja, Jakarta, Balikpapan dan Surabaya. Kepada teman-teman penggerak #MalamPuisi, terima kasih atas kesediaannya menjalankan #MalamPuisi di kota kalian. Semoga kota-kota lain bisa segera menemukan ruang dan penggeraknya.

Salam.